PT. Solid Gold Berjangka

PT. Solid Gold Berjangka

  • DROPDOWN MENU
Home » Uncategories » Presiden Harap Pelaku Teror Bom di Samarinda Dihukum Seberat-beratnya

Presiden Harap Pelaku Teror Bom di Samarinda Dihukum Seberat-beratnya

Posted by PT. Solid Gold Berjangka on Senin, 14 November 2016


"Anak ini tentunya sama sekali tidak tahu kenapa harus menanggung akibat itu. Padahal anak ini sedang bermain-main di depan gereja," kata dia. Pramono pun mengakui dengan kejadian ini maka program deradikalisasi belum 100 persen berhasil. "Siapa pun pelakunya, baik tunggal atau kelompok, harus diambil langkah tegas. Harus dihukum seberat-beratnya," kata Pramono seperti dikutip dari Setkab.go.id, Selasa (15/11/2016).

Presiden berharap pelaku dihukum berat. Tetapi yang kedua, penegakkan hukum juga sangat penting," ucap Pramono. Sementara terkait para korban dari aksi terorisme di Samarainda itu, Pramono menjamin bahwa pemerintah pasti akan memberikan perhatian pada para korban.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan aparat penegak hukum mengambil langkah tegas bagi pelaku peledakan bom di depan Gereja Oikumene, Samarinda.

Tentunya, bagi pelaku yang seperti ini, lanjut dia, hukumannya juga harus semakin berat agar ada efek jera dan pelaku tidak mengulangi perbuatannya lagi. Pramono mengatakan, perbuatan pelaku sangat keji. Apalagi, aksi itu telah membuat satu anak-anak meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Apalagi, lanjut Pramono, terduga pelaku yang berhasil ditangkap juga pernah ditahan karena melakukan aksi teror bom buku pada 2011 lalu. "Nah sekali lagi, yang pertama program deradikalisasi tetap harus dilakukan dan ini merupakan pekerjaan bagi BNPT


.


Hari Ini Jokowi Sambangi Paskhas TNI AU di Bandung | PT. Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

Dia menjelaskan, dalam rangkaian konsolidasi yang dilakukan, Jokowi ingin menyampaikan kepada publik, presiden tetap berpegang teguh pada hukum. Pramono juga memastikan presiden tidak melindungi dan tidak mengintervensi dalam persoalan yang sekarang diramaikan menjadi konsumsi publik, yang sangat terbuka. Presiden dan rombongan direncanakan berangkat pukul 09.00 WIB dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Apalagi, kalau nantinya persoalan yang menjadi tuntutan sudah diputuskan secara terbuka, transparan, dan betul-betul memenuhi keinginan dan harapan publik, tanpa ada tekanan apapun kepada penegak hukum. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan presiden memang akan terus menerus mendatangi TNI dan Polri serta korps atau pasukan yang ada di dalamnya.

"Maka harapannya adalah tidak ada demo lagi," kata Pramono. Pramono menekankan, Indonesia adalah negara hukum. Artinya, negara ini berdasarkan hukum bukan berdasar pada kekuatan tekanan politik siapa pun yang melakukan itu. Dia menjelaskan, presiden mengharapkan dari konsolidasi yang telah dilakukan baik ke AD, marinir, brimob, dan alim ulama dapat mempengaruhi agar unjuk rasa 25 November tidak terjadi.


Kedatangan Jokowi memberkan arahan, menurut Pramono sebenarnya bukan karena peristiwa 4 November lalu. "Tetapi memang presiden menjadwalkan untuk bertemu secara langsung dengan prajurit yang bertugas misalnya di paskhas, kostrad, kemudian dengan alim ulama dan sebagainya. Jadi masih ada," kata Pramono.  Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan ke Markas Pasukan Khas (Paskhas) TNI-AU di Bandung, Jawa Barat, 15 November 2016. 





Mendesak Presiden Jokowi undang FPI ke Istana | PT. Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

Kami yakin Pak Jokowi ini kan Presiden yang punya komunikasi politik yang bagus. Seorang yang humble tapi punya keberanian yang cukup menjadi alasan beliau akan ke sana," ujarnya. Hal itu diungkapkan langsung oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. Permintaan itu sempat disambut positif Jokowi, meski belum terealisasikan.

"Waktu itu diusulkan supaya kemarin sebelum pertemuan ini saya berkomunikasi dengan Mensesneg supaya yang diundang jangan hanya MUI, PBNU dan Muhammadiyah. Seperti Pak Habib Rizieq juga diundang. Kami sempat menyampaikan itu," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11).

Dia meyakini Presiden Jokowi akan mau mengundang FPI ke Istana untuk membahas kasus Ahok. Sebab, dia yakin Jokowi merupakan pemimpin yang mengedepankan kepentingan bersama dan tak membeda-bedakan pihak tertentu termasuk FPI. Mereka meminta agar Jokowi turut mengundang perwakilan FPI, yakni Habib Rizieq itu sendiri.

 Aksi demonstrasi menuntut penuntasan kasus dugaan penistaan agama berakhir ricuh. Demo yang komandani Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ini sempat meminta Presiden Joko Widodo, atau akrab disapa Jokowi, untuk mendukung penegakan hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama.

Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid juga menilai hal yang sama. Jika Jokowi mengundang MUI, PBNU dan PP Muhammadiyah sebagai silaturahmi awal sebelum bertemu dengan ormas islam lainnya. Rupanya, undangan tersebut belum memuaskan banyak pihak, termasuk organisasi yang diundang secara langsung oleh Presiden. 

"Dan beliau negarawan yang melihat kepentingan bangsa ini jauh lebih penting dibandingkan kepentingan pribadi dan golongan," sambungnya. "Respons beliau seperti itu, tapi ya terserah beliau. "Saya berharap undangan terbatas presiden kepada MUI, Muhamadiyah dan NU sebagai silaturahmi awal sebelum nanti presiden silaturahmi dengan FPI dan kelompok lainnnya," kata Sodik kepada merdeka.com, Rabu (2/11).


Solid Gold

0 Response to "Presiden Harap Pelaku Teror Bom di Samarinda Dihukum Seberat-beratnya"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

POPULAR POSTS

  • Agus: Deklarasi Damai Komitmen yang Harus Dijaga Semua Paslon
    "Suhu politik di Jakarta makin panas tapi jika kita bisa mawas diri, kita ingin cari pemimpin terbaik jangan berbenturan," tand...
  • Kominfo Imbau Netizen Tak Mudah Sebar Berita Palsu
    "Netizen atau pengguna media sosial jangan mudah memviralkan sesuatu berita yang sebenarnya tidak ada" ujar Kepala Biro Humas K...
  • Saham Facebook Pimpin Penguatan Wall Street
    Ketiga indeks tercatat mencapai rekor tertinggi harian, setelah rally sejak pemilihan 8 November AS, karena investor berburu saham perban...
  • Demo 4 November di Jakarta Akan Diwarnai Hujan Petir
    Hal ini bertepatan dengan demonstrasi besar-besaran ormas Islam di Jakarta setelah salat Jumat 4 November 2016.  Sementara di Jakarta B...
  • Jalur Kereta Yogya-Magelang Akan Diaktifkan Kembali
    Setelah itu langsung menuju ke titik selanjutnya, yaitu rel kereta api di kawasan Beran, Sleman. Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura ...
  • Trending Topic Twitter Indonesia Diramaikan Hashtag Terkait Demo
    Topik lain yang juga masih berkaitan antara lain Istiqlal, Salat Jumat, Tugu Monas, dan #OrangMaiyah. Aksi damai yang digelar berbagai ...
  • Dani Alves: Brasil tidak Takut pada Messi
     Adapun, Argentina masih berjuang di posisi keenam. Alves menyatakan, timnya menghormati Argentina dan Messi. “Sama saja, bahwa ada res...
  • Lima Hari Operasi Zebra, 23.938 Pengendara Ditilang
    Budiyanto mengungkapkan sebagian besar pelanggaran adalah menaikkan dan menurunkan penumpang pada sembarang tempat sebanyak 4.201 kasus d...
  • JK: Kalau Ada yang Merusak, Itu Bukan Rahmat
    Dia mengatakan, demonstrasi adalah hak demokrasi yang dilindungi undang-undang. Oleh karena itu dia berharap aksi demonstrasi dilakukan...
  • Kampus Ini Dominasi Final Olimpiade Sains Nasional 2016
    Tim UB kemudian akan menghadapi beberapa delegasi kampus lainnya, seperti ITS, UI, ITB, Undip, UNS, UGM, dan masih banyak lagi. LE-RENT...
Copyright 2014 PT. Solid Gold Berjangka. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger